Tentukan inti cerita
Tulis satu kalimat tentang siapa tokohnya, apa yang diinginkan, dan apa yang menghalanginya. Kalimat ini menjadi kompas saat cerita mulai berkembang.
Beri karakter alasan untuk bergerak
Karakter tidak cukup hanya memiliki sifat. Pembaca perlu memahami keinginan, ketakutan, kebiasaan, dan keputusan yang harus diambil. Mintalah AI menjaga ciri tersebut tetap konsisten.
Bangun konflik bertahap
Mulai dengan masalah yang dapat dipahami, lalu naikkan risikonya. Setiap adegan sebaiknya mengubah keadaan, memberikan informasi baru, atau memaksa karakter memilih.
Gunakan prompt bertahap
Daripada meminta cerita panjang dalam satu perintah, buat outline, kembangkan karakter, susun adegan, kemudian minta penyuntingan. Cara ini memudahkan Anda mengoreksi arah cerita.
Periksa hasil akhir
- Apakah motivasi karakter konsisten?
- Apakah konflik selesai atau sengaja dibiarkan terbuka?
- Apakah ada bagian yang berulang?
- Apakah cerita sesuai usia dan konteks pembaca?