Bangun karakter lebih dulu
Tentukan keinginan, ketakutan, kebiasaan, dan masalah karakter. Karakter yang punya tujuan akan membuat konflik terasa lebih hidup.
Tentukan konflik utama
Cerita tidak harus rumit. Satu pilihan sulit atau rahasia yang terungkap sudah cukup untuk menggerakkan cerita pendek.
Gunakan tiga babak
Mulai dengan situasi, hadirkan masalah, lalu berikan perubahan atau konsekuensi. Akhir cerita tidak harus bahagia, tetapi harus terasa masuk akal.
Revisi suasana
Tambahkan detail tempat, dialog, dan reaksi tubuh. Hindari menjelaskan semua emosi secara langsung. Biarkan pembaca menangkap sebagian makna dari tindakan karakter.
Contoh prompt
Buat outline cerita pendek tentang [premis]. Tokoh utama menginginkan [tujuan], tetapi terhalang [konflik]. Gunakan suasana [suasana] dan akhir yang [jenis akhir].
Coba Official SiGit AI